Bait Sejati
Jawab Yesus kepada mereka: “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”
Firman Tuhan hari Minggu ini, Yoh 2:13-22, bercerita tentang Yesus menyucikan Bait Allah; kisah langka saat Yesus marah besar terhadap para pedagang di bait itu. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: “Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan” (ayat 15-16).
Yesus marah karena pedagang mempermainkan jemaah – yang umumnya datang dari jauh – ingin mempersembahkan korban hewan (tekukur, merpati dan lainnya) sebagai penebus dosa, dan pedagang serakah pun menjual dengan harga tinggi. Bahkan ini juga melibatkan para pemimpin Yahudi, dengan cara kadang mereka tidak menyetujui hewan yang dibawa jemaah agar dibeli dagangan yang ada. Pedagang lainnya mengambil kesempatan yakni jemaah wajib menukarkan uang persembahan, yang tentu dengan kurs yang merugikan. Licik. Mafia – itu mungkin istilah sekarang, keserakahan, curi kesempatan, semua itu janganlah masuk ke dalam gereja dan pelayanan. Read more
KABAR DARI BUKIT (Edisi 4 Maret 2018) March 5th, 2018roy