KABAR DARI BUKIT (Edisi 29 Maret 2020)

Pengendali Hidup

Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan” (Yoh 11:4).

Firman Tuhan hari ini Minggu V Pra Paskah, Yoh 11:1-44, kembali diberikan bagi kita nas yang panjang, tentang kebangkitan Lazarus dari kematian. Lazarus adalah adik Maria dan Marta, perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan Yesus dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya (ayat 2, Luk. 10:38-42). Semula mereka berdua mengirim pesan kepada Tuhan Yesus tentang saudaranya Lazarus yang sakit, memohon agar Dia datang menyembuhkannya. Tetapi Yesus menunda kedatanganNya, bahkan sempat menyatakan Lazarus sudah mati, yang ditafsirkan murid-muridNya sebagai tertidur (dalam bahasa Yunani, kata tidur dan mati kadang sama dipakainya).

Yesus kemudian datang setelah Lazarus mati empat hari (ayat 17). Maria yang menyambut Yesus di luar rumah, menyatakan saudaranya itu telah mati dan sudah dikuburkan dan berbau. Marta pun berkata kepada Yesus: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati” (ayat 21). Tetapi Yesus berkata kepada Marta: “Saudaramu akan bangkit…. Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (ayat 23, 25). Read more

KABAR DARI BUKIT (Edisi 22 Maret 2020)

Pergumulan dan Kesaksian

Firman Tuhan bagi kita hari ini Minggu IV Pra Paskah dari Yoh 9:1-41, sebuah kisah yang panjang tentang Tuhan Yesus menyembuhkan orang buta sejak lahir, hingga berkembang ke masalah melakukan pekerjaan di hari Sabat. Tentang orang yang lahir buta, murid-murid bertanya kepada Yesus: “Siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?” (ayat 2). Hal seperti ini tentu juga kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari, ketika sebuah pergumulan berupa cacat fisik atau penderitaan berat datang ke kehidupan kita pribadi, atau keluarga atau sahabat.

Apa dosaku? Apa dosa orang tuaku, sehingga aku/dia mengalami seperti ini? Itu pertanyaan manusiawi. Dan Tuhan Yesus menjawab dengan sangat tegas dan mencerahkan melalui nas ini: “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia” (ayat 3). Artinya, dalam setiap situasi Allah dapat bekerja untuk menyatakan kuasa dan kemuliaan-Nya. Read more

KABAR DARI BUKIT (Edisi 15 Maret 2020)

Ladang yang Menguning

Firman Tuhan bagi kita hari Minggu III Pra Paskah ini sebuah nas yang panjang, Yoh. 4:5-42, kisah perempuan Samarai yang bertemu Tuhan Yesus saat beristirahat dalam perjalananNya dari Yudea ke Galilea (ayat 4-5). Ini sebuah terobosan kasih, mengingat orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria (ayat 9), ada permusuhan lama. Teladan Tuhan Yesus ini kita perlu ikuti: perbedaan tidak harus membekukan hubungan dan percakapan.

Tuhan Yesus kelelahan dan duduk di tepi sumur. Seorang perempuan Samaria datang di siang bolong. Tidak lazim, pasti ada yg ia sembunyikan. Benar, ia perempuan tidak baik, bersuami lebih dari lima, sehingga ia datang ke sumur tatkala sepi. Terjadilah percakapan. Tuhan Yesus meminta air untuk diminum kepada perempuan itu. Perempuan itu menolak, karena Yesus orang Yahudi. Lalu Tuhan Yesus berkata: “Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup” (ayat 10). Read more

KABAR DARI BUKIT (Edisi 8 Maret 2020)

Nyanyian Ziarah

Hari ini Minggu II Pra Paskah. Firman Tuhan bagi kita merupakan nyanyian ziarah, Mzm 121, satu dari seri 15 mazmur ziarah 120-134. Penamaan nyanyian ziarah karena dari tradisi, mazmur-mazmur ini dinyanyikan saat umat Israel datang dari berbagai tempat, berziarah dan beribadah mendaki ke Bukit Sion Yerusalem, tiga kali dalam setahun (Ul. 16:16). Mereka mendaki membawa persembahan hasil panen dan ternak. Berat dan tidak mudah. Seperti barisan tentara, nyanyian akan menambah semangat pendakian.

Ayat 1 bertanya tentang sumber pertolongan. Bukit atau gunung-gunung sering dianggap sebagai tempat bersemayam para roh-roh atau dewa dan berhala. Ada manusia yang mencoba menatap dan datang, tetapi itu semua adalah tipu daya (Yer. 3:23). Jawabannya tetap, pertolongan kita hanya datang dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi (ayat 2). Read more

KABAR DARI BUKIT (Edisi 1 Maret 2020)

Yesus dan Kemenangan

Hari ini Minggu I Pra Paskah. Umat Katholik telah mulai berpuasa dan sebagian umat Protestan ikut memulainya. Firman Tuhan hari Minggu ini juga menceritakan tentang puasa Tuhan Yesus selama 40 hari, sesuai nas bacaan kita, Mat. 4:1-9. Iblis ingin mencobai Yesus setelah Ia dibaptis oleh Yohanes, yang ketika itu ada suara dari langit yang berkata: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

Ada tiga pencobaan yang dilakukan iblis. Pencobaan pertama tentang rasa lapar. Tuhan Yesus setelah berpuasa 40 hari, diminta oleh iblis mengubah batu menjadi roti. Tentu Tuhan Yesus mampu, tetapi Ia menjawab iblis: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (ayat 4; Ul. 8:3). Maka kita diingatkan, jangan setiap hari hanya memberi makanan untuk tubuh fisik kita semata, tetapi juga makanan rohani, penguatan jiwa, agar tetap sehat tubuh, roh dan jiwa kita. Read more

Hubungi Kami

Tanyakan pada kami apa yang ingin anda ketahui!