KABAR DARI BUKIT (Edisi 28 Mei 2023)

PEMIMPIN PENUH KARYA

Pdt. (Em.) Ramles M. Silalahi

“Lalu turunlah TUHAN dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua itu” (Bil. 11:25a)

Salam dalam kasih Kristus.

Hari ini kita merayakan ulang tahun gereja. Selamat untuk kita warga gereja, anak-anak Tuhan di dalam Yesus Kristus. Hari ini kita rayakan juga pencurahan Roh Kudus.

Firman Tuhan bagi kita di hari berbahagia ini adalah Bil. 11:24-30. Ini kisah perjalanan umat Israel keluar dari Mesir. Pada ayat sebelumnya (1-23), diceritakan umat yang bersungut-sungut. Akibatnya, Tuhan menghukum dengan membakar kemah mereka. Musa sebagai pemimpin memohon ampun, dan api pun padam.

Sungut-sungut kedua muncul. Kini mereka menginginkan daging sebagai lauk, bosan makanan manna (ay. 13). Setelah Musa berbicara kepada Tuhan, permintaan umat dikabulkan. Mereka diberi daging burung puyuh selama sebulan, sampai jenuh dan muak (ay. 18-20). Contoh kerakusan yang tidak layak ditiru. Read more

Rapat Anggota PGTS 2023

RA2023

RSVP

Badan Pengurus Harian (BPH) Perkumpulan Gaja Toba Semesta (PGTS) mengundang seluruh anggota Gaja Toba menghadiri Rapat Anggota yang akan diselenggarakan:

Hari / Tanggal : Sabtu, 24 Juni 2023

Waktu : Pukul 11:00-15:00

Tempat : Ruang Prambanan, Kementerian ATR/BPN, Jl. Raden Patah I No. 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Online : Aplikasi Zoom (Meeting ID: 890 1108 7740 – Passcode: 131392)

Dengan agenda sidang sebagai berikut:

  1. Pembukaan Rapat Anggota 2023;
  2. Penetapan Tata Tertib Persidangan;
  3. Penetapan Pimpinan Sidang Tetap;
  4. Laporan Kegiatan Perkumpulan Gaja Toba Semesta (PGTS) Periode 2020-2023 sebagai laporan pertanggungjawaban akhir periode jabatan Badan Pengurus Harian Periode 2020-2023;
  5. Pemilihan Ketua Umum Periode 2023-2026; 
  6. Penetapan Ketua Umum Terpilih;
  7. Penetapan Tanggal Pelantikan Ketua Umum Terpilih;
  8. Sambutan Ketua Umum Terpilih.

 

Salam,
Andy Siahaan – Ketua Panitia
Dion Sirait – Sekretaris

Mengetahui,
Budi Situmorang – Ketua Umum
Jeffrey Samosir – Ketua Harian
Franz Sihaloho – Sekretaris Umum

Rujukan:
1. SK Pengangkatan Panitia Rapat Anggota 2023

KABAR DARI BUKIT (Edisi 21 Mei 2023)

MEMULIHKAN KEADAAN

Pdt. (Em.) Ramles M. Silalahi

“Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” (Kis. 1:6)

Salam dalam kasih Kristus.

Ibadah di gereja atau persekutuan, sering dalam doa syafaat kita memohon kepada Tuhan Yesus agar memulihkan keadaan bangsa Indonesia; menjadi bangsa yang besar, maju, kemiskinan lenyap, rakyat makmur dan sejahtera. Biasanya doa dilanjutkan, agar diberikan hikmat kepada Presiden dan seluruh jajaran…, dan seterusnya. Tapi sayangnya, kita belum puas dan melihat masih banyak yang harus dilakukan.

Keinginan memulihkan keadaan dan menanti sebuah perubahan sering diharapkan oleh kita pribadi, kelompok, atau bangsa. Ya, tantangan dan masalah selalu ada, kadang tidak terperihkan sehingga memicu rasa khawatir, takut, dan bahkan menghilangkan semangat.

Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu ini adalah Kis. 1:6-14. Ini kisah terangkatnya Tuhan Yesus naik ke sorga. Para murid masih berharap Tuhan Yesus melakukan hal besar lain, yakni membebaskan bangsa Israel dari penjajahan Romawi. Ya alamiah, manusia mengadu kepada yang mampu memberi kuasa, sebagaimana para murid yang telah melihat kuasa Yesus.

Alkitab menjelaskan ada empat tingkatan kuasa atau otoritas. Allah Bapa memiliki otoritas tertinggi, kemudian otoritas Yesus Kristus sebagai Anak Allah. Otoritas Yesus lebih kepada unsur kerajaan dan penghakiman, sebagaimana Ia menyampaikan pesan-pesan langsung melalui murid dan penulis kitab PB. Read more

KABAR DARI BUKIT (Edisi 14 Mei 2023)

TUHAN YANG TIDAK DIKENAL

Pdt. (Em.) Ramles M. Silalahi

“Supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing” (Kis. 17:27)

Salam dalam kasih Kristus.

Pertanyaan mendasar bagi kita yang percaya dan menyembah Tuhan Yesus: seberapa jelas dan sedekat apa kita mengenal Dia? Kenal baik? Puji Tuhan.

Hal sebaliknya bisa terjadi seperti nas firman Tuhan bagi kita di hari Minggu ini, yakni Kis. 17:22-31. Ceritanya, Rasul Paulus sedang berjalan-jalan di kota Athena – dalam perjalanannya ke Roma. Ia menjumpai sebuah mezbah penyembahan dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Kemudian dalam diskusinya dengan beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa (ay. 18), Paulus melanjutkan, “Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu” (ay. 23).

Pada masa itu orang Yunani dan Romawi masih beribadah kepada dewa-dewa yang beraneka ragam, semuanya berdasarkan mitos Yunani kuno dan cerita rakyat semata. Frasa “Allah yang tidak dikenal” tersebut, menurut tafsir seorang ahli teologi, adalah Allah yang penuh misteri. Mereka menyembahnya, tapi hanya sedikit tahu tentangnya. Read more

KABAR DARI BUKIT (Edisi 7 Mei 2023)

UJIAN MEMURNIKAN

Pdt. (Em.) Ramles M. Silalahi

“Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku” (Mzm. 66:16)

Salam dalam kasih Kristus.

Setiap orang menjalani kehidupan pasti ada lika-likunya. Mungkin ada yang merasa liku-likunya datar saja, madosdos. Tapi ada juga yang merasa pasang surut, turun naik seperti naik roller coaster; bikin jantung serasa mau copot. Tapi kehidupan tetap meluncur dan yang berlalu menjadi bayangan dan kenangan.

Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu ini adalah Mzm. 66:8-20. Nas ini dua bagian: pertama, pergumulan hidup yang dilalui (ay. 8-12); kedua, tentang ucapan syukur kepada Tuhan atas dilewatinya pergumulan tersebut dengan membawa korban persembahan dan bersaksi memuji Tuhan atas kebaikan kasih setia-Nya, tidak hanya di masa kini tetapi juga di masa lalu (ay. 13-20).

Pergumulan umat digambarkan seperti masuk ke dalam jaring, kemudian diberi beban di pinggang serasa mau tenggelam. Dan yang tidak kurang sakitnya, dihina dan dilecehkan dengan gambaran orang-orang melintasi kepala mereka (ay. 11-12). Dibawa ke dalam jaring merupakan gambaran kejutan, seperti ikan yang terjerat; penderitaan yang tidak disangka. Hidup memang kadang didatangi kejutan yang tidak menyenangkan. Oleh karena itu Richard W. Bowie dalam bukunya Light for the Nations mengatakan, alasan orang memerlukan Tuhan (Yesus) karena hal itu lebih dari yang mereka sadari. Read more

Hubungi Kami

Tanyakan pada kami apa yang ingin anda ketahui!